-->

Agus Harimurti Yodhoyono Calon Negarawan Masa Depan






RadarRakyat.Info-
Suka tidak suka anda dengan sosok calon yang gagal jadi Gubernur DKI yang satu ini, tapi harus kita akui;  Dia memang prajurit sejati, memiliki sportifitas yang tangguh. Benar benar jentelmen.  Patut dia dicontoh oleh politikus atau bagi mereka yang akan menerjunkan diri dalam dunia politik dinagara ini.  Kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda dan harus diterima dengan kesatria dan lapang dada. Dia adalah Agus Harimurti Yudhoyono,

Baru saja hitung capet Quick Count selesai, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung mengadakan konprensi Pers di Posko Timsesnya. Dia tampil berpidato dengan elegannya, tanpa dibarengi dengan kata kata tudingan pemilu curang, pemilu politik uang lah.

Ketika kita menonton pidato Agus dilayar televisi, seakan akan kita berada di Amerika, menyaksikan seorang calon presiden yang kalah dalam pemilihan umum. Agus tampil dengan disaksikan para pendukungnya yang rata rata berwajah kecewa.

Anak muda, anak baru kemaren sore dalam dunia politik Indonesia, tapi bisa mampu memberikan contoh dan tauladan kepada para politikus di negara ini. Belum ada seorangpun politikus maupun calon kepala daerah begitu gagal bertarung langsung menerima dan menyatakan sukses para rival tandingnya.

Lebih kurang Rp 56 Milayar dana dihabiskan pasangan Agus-Sylvi dalam mengikuti pesta demokrasi Pilkada ini, tapi jika dibanding dengan pengalaman yang dia peroleh belumlah seberapa. Dia telah telah memiliki pengalaman yang sangat berharga itu.

Kecewa pastilah ada, tapi rasa kecewa itu bagi SBY dan Ibu Ani, akan terhapus tanpa bekas setelah melihat putra sulung mereka tampil elegan dan penuh wibawa. SBY pasti bangga dengan putra sulungnya yang ia persiapkan sebagai “putra mahkota”. Agus dipersiapkan untuk menggantikan SBY memegang tonggak estafet itu setelah SBY lengser ke prabon.

Dilain pihak, Agus Harimurti Yudhoyono, istri Aisyah Pohan ini, sepertinya memang, telah bertekad bulat untuk menerima tongkat estafet itu. Buktinya dia dengan rela menanggalkan baju dinasnya sebagai perwira pertama berpangkat Mayor pada institusi TNI AD.

Agus bertekad terjun dan fokus menggeluti dunia politik. Sebab dunia politik baginya (mungkin) memberikan kesempatan yang lebar bisa lebih berbakti kepada rakyat bangsa ini.

Saat ini dia gagal, dia terima dengan kesatria dan lapang dada. “Kita manusia hanya boleh punya rencana, tapi Allah lebih kuasa memiliki rencana itu,” kata Agus ketika menyampaikan pidatonya semalam.

Belajar dan belajar lah Agus, agar anda lebih matang lagi.

Lanjutkan….

Yuharzi Yunus       (pb)




Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Warta Seputar Kita


0 comments:

Posting Komentar