Idrus Temui Novanto? Rambe: Kapanpun Bisa Ketemu
BERITA TERKINI, JAKARTA -- Ketua DPP Partai Golkar Rambe Kamarul Zaman berkomentar mengenai isu pertemuan Sekjen Golkar Idrus Marham dengan Setya Novanto. Menurut Rambe, tidak ada bahasan mengenai Idrus yang meminta Novanto mundur dari jabatan ketua umum Partai Golkar.
"Belum-belum, nggak ada. Saya ndak tahu, saya kira setiap kapan pun kita, ketemu yang jelas beliau (Novanto) masih Ketum kami, jadi partai Golkar ya ini membangunkannya kembali gitulah," kata dia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/11).
Di samping itu Rambe menjelaskan, penggantian ketum tentu ada mekanismenya. Dalam AD/ART Golkar , kata dia, dinyatakan bahwa Dewan Pembina turut menentukan anggaran dasar partai dan kursi pimpinan lembaga negara.
Dia mengatakan pembahasan mengenai Novanto bisa dibawa ke Rapim hingga Munas. Terkait periode kerja pengganti Ketum, menurutnya, bisa dan lebih baik dibahas pada Rapim.
Dalam Pasal 32 Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Golkar, Munaslub diadakan atas permintaan atau persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 DPD tingkat provinsi atau minimal 23 DPD I. Sementara rapat pleno DPP Partai Golkar sebelumnya memutuskan menunggu hasil praperadilan yang diajukan Novanto.
Ketua Harian Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan tidak ada pilihan bagi Partai Golkar kecuali untuk melaksanakan munaslub pergantian ketua umum. Hal ini diungkapkan Nurdin menyusul terus merosotnya elektabilitas Partai Golkar seperti hasil survei nasional terbaru oleh Poltracking Indonesia yang hanya menempati posisi ketiga dengan 10,9 persen.
Bahkan Partai Golkar disalip oleh Partai Gerindra di posisi kedua dengan 13,6 persen. Meskipun pada akhirnya Nurdin mengakui, rencana Munaslub sesuai dengan keputusan rapat pleno Partai Golkar baru dilakukan usai putusan praperadilan Setya Novanto.
Pengamat Politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Ubedilah Badrun menilai Munaslub Partai Golkar merupakan solusi efektif supaya bisa menghadapi tahun politik 2018-2019 dengan kondisi terbaiknya. Lewat Munaslub, citra Golkar bisa ditata kembali.
"Munaslub itu solusi efektif untuk membuat Golkar kembali menata mentalitasnya menghadapi tahun politik 2018-2019 setelah untuk kedua kalinya Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka," kata dia.
from RADAR RAKYAT http://ift.tt/2BxhWtT
0 comments:
Posting Komentar