-->

Rawan Konflik Pilkada, PPP Minta Semua Pihak Tidak Terprovokasi Informasi HOAX



Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy meminta kepada semua pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam Pilkada untuk menjaga situasi yang kondusif dengan berkompetisi secara sehat.

Ia berharap Pilkada tidak dijadikan sebagai sarana untuk mencaci dan menjatuhkan lawan dengan berbagai cara. Sebab Pilkada merupakan perayaan demokrasi.

“Kita juga tidak boleh menggunakan pilkada sebagai ajang meningkatkan eskalasi ketegangan di antara saudara se-bangsa dan se-Tanah Air,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (1/12/17).

Anggota Komisi XI DPR ini sangat mendukung langkah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Polri dalam memetakan potensi daerah rawan konflik Pilkada, dengan mengumumkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pemilihan Kepala Daerah 2018.

“Ini adalah langkah antisipatif setelah melihat perkiraan keadaan bahwa apa yang terjadi di DKI Jakarta juga rawan terulang di beberapa tempat,” katanya.

Menurut Romi, besarnya jumlah pemilih dalam Pilkada 2018 dikhawatirkan tidak sebanding dengan jumlah aparat keamanan yang ada, terutama dari Kepolisian.

Dia mencontohkan dalam Pilkada DKI Jakarta pada 2017, Polda Metro Jaya harus meminta bantuan dari Polda Jawa Barat dan Jawa Tengah untuk pengamanan.

“Pilkada 2018 tidak bisa seperti Pilkada Jakarta, karena pengamanan ibu kota tidak bisa ditarik keluar dari Jakarta. Jabar, Jateng, Jatim ada Pilkada sendiri sendiri, kira-kira mereka harus mencukupi sendiri,” katanya.

Berdasarkan hasil Bawaslu sebelumnya menunjukkan bahwa ada tiga provinsi memiliki kerawanan paling tinggi yaitu Papua, Maluku, dan Kalimantan Barat dengan nilai kerawanan atau indeks antara 3,00 sampai 5,00.

Karena itu, Romi ini meminta semua pihak menyaring dan mengecek semua informasi yang beredar, terutama yang bersumber dari media sosial.

Hal itu diperlukan untuk memastikan validitas informasi yang beredar sehingga tidak terprovokasi informasi hoax yang bisa memecah-belah bangsa Indonesia.




from RADAR RAKYAT http://ift.tt/2AUISqc




Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Warta Seputar Kita


0 comments:

Posting Komentar