Ini Barbuk yang Ditemukan Polisi Saat Geledah Rumah Anggota KKB
Rumah kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kampung Ariepi Distrik Kosiwo Kabupaten Kepulauan Yapen digeledah tim gabungan SAt Reskrim Polres Kepulauan Yapen dan Polsek Yapen Selatan, Selasa (28/11/17).
Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menerangkan, penggeledahan itu dilakukan lantaran adanya informasi informasi dari masyarakat tentang adanya penyimpanan senjata dan amunisi di rumah Yosua Sembai dugaan penyimpanan senjata yang merupakan anggota KKB wilayah Yapen Selatan.
Sekitar pukul 03.30 WIT, tim mendatangi TKP yang diduga rumah pelaku pemilik senjata api. Pada saat dilakukan penggeledahan, rumah yang diduga milik pelaku dalam keadaan kosong dan tidak ada penghuninya. Selanjutnya, tim pun melakukan penyisiran dan menemukan tempat yang diduga sebagai tempat pelaku menyimpan senjata.
Di rumah tersebut Polisi menemukan barang bukti berupa satu buah jaket warna loreng terdapat tulisan TNI pada kerahnya; 57 (lima puluh tujuh) butir amunisi hampa dengan kaliber 5,6; satu butir amumisi tajam dengan kaliber 5,6; satu buah BPKB dgn pemilik motor Vega No Pol DS 4649 LC atas nama Albert Sembai; satu kantong plastik warna hitam yang berisi alat onderdil senapan angin.
Selain itu, polisi juga mengamankan dua lembar KTA Satgas LMA DAN KRPND atas nama Paulus sembai; satu lembar kertas bergambar bendera bintang kejora; satu lembar fotocopy STNK motor Vega No Pol DS 4649 LC atas nama Albert Sembai, dan satu lembar KTP atas nama Albert Sembai.
“Selanjunya barang bukti tersebut dibawa ke Mapolres Yapen untuk diamankan,” kata Kamal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/11).
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengembangkan kasus ini. Kasus ini pun masih ditangani Polres Yapen.
Keberadaan KKB selama ini telah membuat resah warga. Tindakan mereka sangat kejam dan tidak berperikemanusiaan. Terakhir Ribuan warga disendra di dua Akmpung yakni kampung Banti dan Kimberly Papua.
Tak hanya itu kejahatan laiinnya juga sering digencarkan diantaranya penembakan aparat dan tak sedikit wanita menjadi sasaran nafsu birahi mereka. Oleh karena itu aparat diminta terus meningkatkan kewaspadaan dan menjaga setiap wilayah NKRI yang menjadi target KKB.
Selain itu KKB selalu mengatasnamakan masyarakat Papua untuk menyuarakan referendum. Sehingga hal ini dengan mudah memicu terjadinya konflik horizontal dan intervensi pihak asing. Diharapkan aparat kemanan bertindak tegas kepada setiap KKB dan juga Separatis di Papua.
from RADAR RAKYAT http://ift.tt/2nk3jHg
0 comments:
Posting Komentar