Reuni 212 Menjadi Ajang Unjuk Gigi HTI Masih Eksis Di Indonesia
Lamanberita – Aneka spanduk yang digelar dalam acara reuni akbar 212 di Monas hari ini (2/12) ternyata mengungkapkan bahwa organisasi HTI yang telah dibubarkan oleh pemerintah melalui UU Ormas tidak berakhir.
Simpatisan HTI dan pendukung khilafah secara nyata mempertontokan dan mengkampanyekan kepada publik spanduk dan ideologi mereka yang nyata akan membahayakan keberadaan Pancasila dan kedaulatan bangsa Indonesia.
“Wujudkan Islam Kaffah dengan Syariah dan Khilafah” adalah salah satu spanduk yang dibentangkan oleh para peserta reuni 212 di siang hari sabtu ini.
Selain itu “Khilafah Ajaran Islam, Khilafah Janji Allah” juga dibentangkan oleh para peserta reuni 212 tersebut.
Bendera raksasa HTI pun diterbangkan dengan balon berwarna hitam-putih itu diikatkan pada bendera HTI berwarna hitam. Kegiatan itu dilakukan sekitar pukul 09:47 WIB, seolah-olah HTI menantang pemerintah.
Walau dibantah oleh para pendukung khilafah bahwa itu bukan bendera HTI, namun tidak dapat dibantah bahwa bendera panji hitam Rayah tersebut sudah identik dan menjadi identitas Hizbut Tahrir se dunia.
Pada bagian lain acara reuni 212 juga terdapat beberapa kejanggalan pembentangan bendera dan diskriminasi terhadap bendera kebangsaan Indonesia Merah Putih. Dari postingan seorang netizen terlihat bahwa bendera HTI lebih tinggi daripada bendera Merah Putih itu sendiri sementara ukuran bendera Palestina jauh lebih besar.
Seperti diketahui, pada Januari 2017, Kedutaan Besar Palestina mengeluarkan pernyataan resmi yang isinya menyesalkan bendera negaranya dikaitkan dengan berbagai aksi di Indonesia.
“Orang-orang Palestina sangat bangga bahwa dukungan ini dimanifestasikan dalam berbagai cara, termasuk memakai kopiah dan kaus dengan simbol Palestina, dan mengibarkan bendera nasional kami bersanding dengan bendera Indonesia.
Kedubes Palestina menyesalkan baru-baru ini bendera Palestina dibawa-bawa selama aksi yang murni urusan dalam negeri. Ini jelas bahwa sikap yang tidak dapat diterima dan berbeda dengan aksi dukungan terhadap Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Palestina melalui Kedubesnya di Indonesia saat itu.
from RADAR RAKYAT http://ift.tt/2BCKMZM
0 comments:
Posting Komentar